Sabtu, 17 Desember 2011

CINTA? #part 4

Diposting oleh Mira Haninda Ramadhanty di 20.40
hey apa ini? tanpa sengaja aku temukan seikat bunga di depan pintu kamarku. apakah mama tau tentang ini ya? hey tapi tunggu dulu ini dari siapa? sebentar ada kartu ucapannya
hai tiffany, kuharap kau sudah menerima bunga ini. jika kamu membacanya, kamu akan kuberitahu siapa aku. aku adalah pengagum rahasiamu yang sudah kamu kenal dan aku telah membantu menggendongmu saat aku pingsan
hah apa-apaan ini tidak ada nama pengirimnya sama sekali. jika ini dari orang yang telah menolongku beberapa hari yang lalu, yang dia sudah sms aku, maka aku dapat menebak ini rino *amin* ku ambil hapeku dan mulai mengetik beberapa kata untuk meng-sms dia
apakah kau yang mengirim bunga ini? jika iya, aku berterima kasih karena ini adalah bunga kesukaanku. tapi siapa kamu ? bisakah kamu memberi tauku identitasmu?
ku kirim kata2 itu ke dia, dan belum menunjukkan tanda-tanda adanya balasan sms darinya. aku emang sengaja ngirim dengan pura-pura tidak tau siapa identitasnya.
sudah 1 jam aku tunggu balasan darinya , tapi tetap tidak ada. baiklah aku akan menunggu, karena semua akan indah pada waktunya ..


******

"hey broo..." sapaku saat bertemu rino. kami makin akrab setelah hari minggu kemaren gowes bersama. kerolpun sepertinya dibantu rino untuk mendapatkan cowok pujaan hatinya, lukman.
"halo sistaa.. eh ke kantin yuk makan" ajak rino.
aku mengiyakan karena jarang ada kesempatan seperti ini dan aku juga akan menjalankan misi. akhirnya kami jalan ke kantin, kami terlihat seperti orang pacaran, tapi sebenernya nggak. padahal aku pengennya gitu ..
kami mengambil tempat duduk yang berhadapan agar enak saat berbicar. lalu kami memesan makanan dan menunggu di meja kami.
"rino aku boleh pinjem hapenya nggak?" pintaku smbl menunjukkan wajah sok  manis padanya
"iya boleh kok.." jawabnya lembut
"hey kamu juga pake bb? wah minta aku invite.in punyaku yah" kataku sambil tak henti menatap layar hapenya
"iya terserah kamu deh" jawabnya pasrah. dia memang tak tau apa yang sedang kubuka sekarang, aku sedang ngeliatin smsnya. dan hey. ini smsku kemarin, nama kontaknya apa coba, si manis tiffany gitu. alay tapi bikin aku ngefly! ternyata benar dugaanku. kita tunggu saja sampai dia nembak aku..
"rino, kamu bisa ajarin aku basket gak? mau tanding nih.." pintaku lagi
"hmm oke deh, tapi wani piroo ..." candanya aduh udah sering banget yang guyonin ini
"haha ntar ku traktir bakso deh, ayo ke lapangan basket lagi sepi tuh. ohya bolanya?"
"aku punya bola kok tapi di kelas tungguin ya di lapangan.."
"iyaa.."
tak lama kemudian rino membawa bola basket sambil mendribble-kan nya. lalu ia mengoperkan nya ke aku
"baik tiffany, mana bolanya. kalo mau ngeshoot jangan gini, tapi begini" kata rino sambil memperagakannya. kini ia tau kenapa bola dia ga masuk-masuk.
"rino bisa ajarin aku lay up kan? soalnya kalo lay up dua langkah ngepaskannya susah."
"jadi kalo lay up itu gini fan,.." kata rino memperagakan lagi.
akhirnya aku minta ditinggalkan sama dia dan aku berlatih shoot berbagai macam sendirian. hingga sekolah nampaknya mau ditutup. terpaksa bola rino kubawa pulang. nanti aku akan mengantar kerumahnya.

*******

"Selamat malam tante.." kata ku sambil tersenyum pada mamanya rino karena yg membukakan pintu mamanya rino.
"selamat malam juga. kamu tiffany ya?" tanya mama rino. nampaknya ia masih ingat padaku
"iya tan, rino nya ada ?"
"oh ada kok, masuk dulu ya. kamu kesini sama siapa?"
"oh iya tante makasih. aku kesini sama kak clara tante" kataku senyum sambil masuk kedalam rumah rino yang kesannya lucu itu. ruang tamunya berwarna ungu yang terkesan elegan. mamanya pun mempersilahkanku duduk dan aku masuk kesini sendiri karna kak clara sedang membeli bahan-bahan untuk ia masak besok dikampus. kampusnya mengadakan acara memasak. tak lama kemudian rino datang dengan memakai kaos putih dengan bawahan panjang
"ada apa fan?"
"aku mau ngembaliin bola basket kamu, tadi kan kebawa.."
"oh iya, tak perlu repot-repot. kapan-kapan bisa diambil kok" kata rino dengan menyunggingkan senyum yang benar-benar manis, membuatku merasa terbang.
"ini sudah terlanjur aku bawa, terimalah.."
"makasih ya fan.."
"aku yang harusnya makasih ke kamu" kataku sambil tersenyum kearahnya dia terlihat lebih ganteng ketika pake baju gini.
tiba tiba hujan deras melanda daerah rumah rino. aku tersentak karena hujannya deras dan tiba-tiba. mengejtkan semua orang apalagi petirnya bisa membuat penyakit serangan jantung. terpaksa aku harus menunggu beberapa saat. lalu aku menelpon minta dijemput kak clara. kak clara katanya masih jauh, yaudahla gapapa, nunggu dulu aja disini lumayan gitu. hehehe.
dan 15 menit kemudian mobil kak clara sepertinya sudah datang dan rino disuruh mamanya untuk mengantarku ke mobil. aduh deg-deg.an banget, rino ya tuhan aku sekarang disamping rino. dan ternyata aku dirangkulnya karena sepertinya ia takut aku terkena hujan. baik sekali dia. ya tuhan hari ini memang benar-benar hariku. aku bisa lebih dekat dengannya, terimakasih tuhan, batinku. aku cepat-cepat masuk mobil karena tak mau rino kehujanan. dan.. good bye rino..

********

"tiffany, kamu dapet salam dari mamanya rino. tadi dia kesini lo.." kata mama
"salam balik untuk mamanya rino ya mamaa.."
"eh fan rino itu baik ya.."
"yaiyalah ma, dia baik banget.."
"haha mama sudah merasa itu.. kau suka padanya ya?" tebak mama. mama kok tau sih, sekarang makin banyak aja masalah yang bikin aku jantungan.
"ah mama ini ada-ada aja deh"
"tuhkan wajah kamu merah, berarti bener tuh kamu suka. ciye, anak mama suka rinoo" goda mama padaku. aku melihat wajahu dicermin. benar-benar merah. tapi wajahku pas merah gini lucu loh.
"aah mama udah deh.."
"tenang aja fan, mama bantu biar rino deket sama kamu.."
apa-apaan ini mama, aneh-aneh aja. apa yang akan dilakukan mama?

#bersambung

0 komentar:

Posting Komentar

 

It's My Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea